Thursday, 5 May 2016

Resmi Jadi Kakek-Nenek

Afiqah Althafunnisa tampak tersenyum.
ANAK sulung saya sudah dikaruniai seorang putri. Si putri kecil yang diberi nama Afiqah Althafunnisa lahir Senin, 25 April 2016 pukul 22.45 Wita. Dia cucu pertama saya. Tanpa ada pelantikan, wisuda atau pengukuhan, saat itu juga saya dan istri resmi menyandang status kakek-nenek.
Kehadiran seorang anak memang selalu dinantikan. Setelah lahir, bayi tersebut akan "mengubah tatanan" kehidupan sebuah rumah tangga. Hentakan kaki dan tangisannya membuat kesibukan baru bagi ibu dan ayah si bayi, maupun kakek dan nenek bayi tersebut.

Semula yang biasa tidur nyenyak di malam hari, setelah kehadiran seorang bayi maka "ronda malam" tanpa berkeliling alias begadang adalah sebuah aktivitas baru yang harus dijalani. Entah mengganti popok, menyusui atau menenangkan di saat bayi menangis. Tugas baru itu harus dilakukan.

Saya melihat anak yang lahir sebagai cucu pertama dari sebuah keluarga, akan menjadi kesayangan nenek atau kakeknya. Kehadiran cucu pertama menjadi saat yang begitu sangat istimewa. Sedari kecil, kakek dan neneknya akan sangat memperhatikan cucu pertamanya hingga tumbuh menjadi besar.

Celoteh dan keriangan anak kecil bisa menjadi teman di hari tua setelah sekian tahun membesarkan anak-anaknya. Ketika menginginkan sebuah mainan/makanan, pasti kakek atau nenek akan mengabulkan. Bahkan, ketika meminta gendong pun, kakek dan nenek akan melakukan, meski di tengah kesibukannya.

Bila kemudian muncul cucu berikutnya, walaupun berusaha untuk menyayangi semua cucu-cucunya, kasih sayang pada cucu pertama tetap yang terutama. Mengapa demikian? Saya tidak tahu jawaban yang tepat.

Meskipun saya adalah cucu pertama dari garis keturunan ibu. Mungkin karena sekian lama menanti kehadiran anak kecil. Bagi orang tua, kehadiran cucu bisa menjadi sebuah keceriaan yang tiada tara. Oleh sebab itulah, mereka begitu sangat menyayangi cucu pertamanya.

Saya sangat bersyukur atas kelahiran cucu pertama saya. Semoga cucu saya tumbuh besar menjadi seseorang yang berguna untuk keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Sayangnya acara akikah dan syukuran atas kelahiran Afiqah Althafunnisa, diselenggarakan di rumah besan saya di Barru. 

Walaupun acara itu bukan dilakukan di rumah saya, setidaknya saya dapat bertemu dengan keluarga besar besan saya di Barru. Tak ketinggalan pula hadir keponakan saya Erni Badar bersama ibu mertua dan saudara-saudara iparnya. (**)

No comments:

Post a Comment