Tuesday, 12 April 2016

Dua Jenderal BNN Bicara di Redaksi PARE POS

Brigjen Pol Dunan Ismail Isja dan Brigjen Pol dr Victor Pudjadi
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengapresiasi gerakan Peduli Perangi Narkoba yang digagas Pemkot Parepare dan PARE POS. Hal itu, disampaikan Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi BNN Brigjen Pol Dunan Ismail Isja saat bertandang ke redaksi PARE POS, Senin  lalu.

Dalam kunjungannya, Dunan didampingi Direktur Advokasi Deputi Bidang Pencegahan BNN Brigjen Pol dr Victor Pudjadi Sp B FICS, DFM. Di hadapan para wartawan, Dunan menyatakan, semua elemen harus peduli dan perangi narkoba. Masyarakat harus dijaga dan dilindungi dari pengaruh buruk narkoba. "Kami minta jurnalis memberitakan secara objektif agar masyarakat kita sadar dengan bahaya narkoba," pintanya.

Ia mengajak jurnalis berjuang bersama BNN pusat dan BNN provinsi tanpa pamrih, menyampaikan kepada masyarakat tentang bahaya narkoba. "Saya tahu, perjuangan teman-teman wartawan, tidak bisa kami balas dengan gaji atau upah yang setimpal. Tapi kita bekerja Lillahi taala. Allah akan membalasnya di akhirat," katanya.

Ia mengajak warga Kota Parepare menjaga keluarga, anak, saudara, dan cucu dari narkoba. Jangan sampai mereka terjerumus dalam jaringan atau sindikat narkoba. "Jangan coba-coba mendekati, biayanya sangat mahal mulai pengobatan, rehabilitas dan biaya pengembalian status sosial di tengah masyarakat," ujarnya.

Brigjen Dunan mengakui, jika pencegahan dan pemberantasan narkoba belum maksimal. Meski BNN telah memetakan wilayah-wilayah prioritas karena BNN masih kekurangan personel.

Ia mengatakan tahun 2025 BNN idealnya memilki personel sebanyak 70 ribu personel. Namun saat ini, BNN baru memiliki 4.250 personel. BNN punya daerah prioritas setiap tahun. Namun gerakan sindikat menyasar wilayah lain. Seperti teori balon. Pencet di sini, muncul daerah lain. "Jadi, kita harus berdayakan masyarakat," katanya.

Saat ini, kata Dunan, BNN telah bekerjasama dengan Kapolri, Panglima TNI, Menpan RB yang mewajibkan semua Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti tes urine. Ia mengajak masyarakat agar tidak takut berbuat baik.
"Jangan takut BNN selalu mendukung. Ban mobil kami sering dikempesi. Tapi kami bekerja untuk kemaslahatan masyarakat. Jangan ciut sama bandar, kita jaga anak-anak kita," katanya. (**)

No comments:

Post a Comment