Tuesday, 6 January 2015

Jadi Responden CRC

Diwawancarai Gadis Cantik

Oleh Syahrir Hakim

Andi Fitri (Surveyor CRC)
Pulang dari pasar Lakessi mengantar istri belanja, saya parkir motor. Baru dua langkah akan memasuki rumah, seorang gadis mengucapkan salam. "Wa alaikum salam," jawabku. Gadis  itupun bertanya, "Betul ini rumah pak Syahrir Hakim?" Sambil memandang wajahnya yang bulat putih, saya jawab, "Betul, saya sendiri. Dari mana ya?" saya kembali bertanya. "Surveyor dari CRC, pak," jawabnya dengan senyum manis.

"Ayo di dalam," saya ajak masuk ke rumah dan persilakan duduk. "Apa yang perlu dibantu?" Gadis itupun mengutarakan maksud kedatangannya menemui saya. Dia salah seorang surveyor dari Celebes Research Center (CRC) yang melakukan pengumpulan data dari sejumlah responden. Mereka menyebar di Kota Parepare menggali informasi dari responden soal Tata Kelola Pemerintahan Kota Parepare.

Saya tercatat salah seorang responden di RT saya. Lantas kenapa bisa nama saya yang masuk sebagai salah seorang responden? Padahal masih banyak warga lainnya yang lebih bisa mengomentari masalah-masalah di kota ini. Menurut surveyor yang punya nama Andi Fitri itu, pemilihan respondennya, bukan asal tunjuk. Tetapi melalui pemilihan secara acak. Jadi sejumlah nama dalam satu RT diacak. Secara kebetulan nama saya yang terpilih di antara sekian banyak warga di RT 004/RW 002.

Sejumlah pertanyaan dengan jawaban puas atau tidak puas. Perlu segera dibenahi atau tidak perlu. Pertanyaannya mulai dari masalah air bersih, penerangan jalan umum, fasilitas umum. Selain itu masalah politik tidak luput dari pertanyaan yang harus dijawab. Misalnya soal kepuasan atas kepemimpinan wali kota HM Taufan Pawe. Soal hubungan yang katanya kurang harmonisnya antara wali kota dan wakilnya.

Setelah quisioner terisi semua, obrolan kami pun cair. Dia cerita soal kondisi keluarganya di Makassar dalam hal pendidikan. Dia tinggal bersama tantenya, salah seorang dosen di Universitas Negeri Makassar (UNM).
Tak terasa hampir satu jam ngobrol ngalor ngidul. Fitri minta pamit untuk meneruskan tugasnya ke lokasi lain. Istri saya keluar mencarikan ojek untuk mengantarkan ke lokasi tersebut. (**)

No comments:

Post a Comment