Sunday, 18 October 2015

Awas! Modus Baru Pembobol ATM

Oleh Syahrir Hakim

Pengantar:
ATM Bank BNI di samping Swalayan Sejahtera tak berpintu.
Tulisan ini telah dimuat sebagai berita Headline atau berita utama pada halaman 1 Harian PARE POS edisi, Senin, 19 Oktober 2015.

SEORANG ibu rumah tangga mengaku saldo ATM miliknya ludes dikuras orang yang tidak dikenal. Peristiwa naas itu terjadi di bilik ATM Bank BNI samping Swalayan Sejahtera Jalan Bau Massepe, Parepare, Jumat 16 Oktober sekitar pukul 18.30 Wita.

Awalnya, korban yang bernama Fatima (samaran, red) 35 tahun asal Barru, berbelanja di Swalayan Sejahtera. Namun uangnya tak cukup untuk membayar harga barang yang dibeli, sehingga keluar untuk mengambil uang di  ATM BNI yang letaknya tak jauh dari swalayan tersebut.

Sialnya, kartu ATM-nya tidak bisa dimasukkan, seolah-seolah ada yang mengganjal. Di saat itulah, datang dua lelaki yang tak dikenalnya mengaku akan membantunya. "Entah dari mana lelaki itu tiba-tiba mendekat utuk menolong saya," tutur korban.

Kepada PARE POS, korban mengatakan, dirinya merasa heran karena lelaki itu mengaku mau membantu, tetapi malah minta pin kartu ATM. Awalnya, korban tidak mau menyebutkan pinnya. Setelah lelaki itu meminta hingga ketiga kalinya, korban menyebut pin ATM-nya. Lantas korban tak ingat lagi apa yang dilakukan lelaki itu. Hingga akhirnya menghilang entah ke mana.

Menyadari dirinya tertipu, korban melaporkan ke petugas Bank BNI di Jalan Veteran untuk memblokir kartu ATM yang telah diambil lelaki tersebut. "Tapi petugas bank mengatakan, saldo ATM Rp1,5 juta sudah diambil di ATM Sumpang Minangae. Ibu harus berhati-hati, ini modus baru," kata korban mengutip petugas Bank BNI.

Tidak puas dengan penjelasan petugas Bank BNI, korban melaporkan ke Polres Parepare. Petugas di Polres berpesan agar dirinya harus berhati-hati. "Laporan saya tidak diproses. Kejadian itu dianggap kelalaian saya," cerita korban.

Menurut petugas SPK Polres Parepare, Bripka Ridwan Conda, Sabtu, 17 Oktober, pengaduan korban tidak tercatat dalam buku penerimaan laporan. Namun, dia mengatakan jika kasus sama pernah terjadi yang dilaporkan pekan lalu. "Memang ada modus baru lagi," kata petugas itu.

Meski korban mengakui kelalaiannya, namun dia berharap kepada yang berwenang agar membenahi ATM BNI yang tak berpintu. "Bilik ATM itu tidak punya pintu. Apalagi kalau malam, suasana sekitarnya gelap," ujar korban. (*)

No comments:

Post a Comment